[
    {
        "Number": "1",
        "Soal": "<p style=\"text-align:justify;\">Suatu proses sosial antara dua orang atau lebih sehingga satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan jalan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya disebut\u2026<\/p>",
        "A": "<p>interaksi sosial<\/p>",
        "B": "<p>konflik sosial<\/p>",
        "C": "<p>persaingan sosial<\/p>",
        "D": "<p>pertikaian sosial<\/p>",
        "E": "<p>kontravensi<\/p>",
        "Kunci": "B",
        "tipe": "pilihan"
    },
    {
        "Number": "2",
        "Soal": "<p>Seorang manajer perusahaan menghadapi masalah tentang pengalokasian dana untuk meningkatkan penjualan produk pakaian. Salah satu cara untuk mengalokasikan dana ialah dengan memberikan dana tersebut kepada devisi yang mampu mengelola dengan efektif dan efisien.&nbsp;Kasus ini adalah contoh konflik \u2026<\/p>",
        "A": "<p>kolektif<\/p>",
        "B": "<p>fungsional<\/p>",
        "C": "<p>ekonomi<\/p>",
        "D": "<p>horizontal<\/p>",
        "E": "<p>antarkelas sosial<\/p>",
        "Kunci": "B",
        "tipe": "pilihan"
    },
    {
        "Number": "3",
        "Soal": "<p style=\"text-align:justify;\">Saat diskusi kelas, terjadi perdebatan antara Butet dan Made. Mereka saling memperjuangkan pendapatnya agar diterima oleh anggota kelompok yang lain. Setelah pelajaran selesai, Butet dan Made tetap akrab bermain. Contoh kasus Butet dan Made dapat dikelompokkan dalam konflik\u2026<\/p>",
        "A": "<p>berkelanjutan<\/p>",
        "B": "<p>terbuka<\/p>",
        "C": "<p>vertical<\/p>",
        "D": "<p>tertutup<\/p>",
        "E": "<p>spontan<\/p>",
        "Kunci": "E",
        "tipe": "pilihan"
    },
    {
        "Number": "4",
        "Soal": "<p style=\"text-align:justify;\">Perhatikan dengan teliti pernyataan berikut!<\/p><p style=\"text-align:justify;\">(1) Tidak boleh memihak salah satu pihak yang berkonflik.<\/p><p style=\"text-align:justify;\">(2) Tidak mempunyai wewenang untuk memberi keputusan terhadap penyelesaian konflik.<\/p><p style=\"text-align:justify;\">(3) Sebagai penasihat<\/p><p style=\"text-align:justify;\">(4) Memiliki kekuasaan untuk mengatur pihak yang berkonflik.<\/p><p style=\"text-align:justify;\">(5) Hanya boleh membantu pihak yang lemah<\/p><p style=\"text-align:justify;\">Berdasarkan pernyataan di atas yang menunjukkan tugas utama dari pihak ketiga dalam mengatasi konflik sosial melalui media mediasi ialah\u2026<\/p>",
        "A": "<p>(1), (2), dan (3)<\/p>",
        "B": "<p>(1), (3), dan (5)<\/p>",
        "C": "<p>(2), (3), dan (4)<\/p>",
        "D": "<p>(2), (3), dan (5)<\/p>",
        "E": "<p style=\"text-align:justify;\">(3), (4), dan (5)<\/p>",
        "Kunci": "A",
        "tipe": "pilihan"
    },
    {
        "Number": "5",
        "Soal": "<p style=\"text-align:justify;\">Konflik yang terjadi di masyarakat tidak selalu berakhir dengan kemenangan di salah satu pihak.&nbsp;Hal ini dikarenakan\u2026<\/p>",
        "A": "<p style=\"text-align:justify;\">adanya Lembaga negara yang menjadi pihak ketiga<\/p>",
        "B": "<p style=\"text-align:justify;\">ikut campurnya pengadilan untuk menyelesaikan konflik<\/p>",
        "C": "<p>kedua belah pihak tidak dapat menyelesaikan konflik yang dihadapi<\/p>",
        "D": "<p>pihak yang berkonflik membuat kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak<\/p>",
        "E": "<p>adanya perjanjian dengan pihak ketiga<\/p>",
        "Kunci": "C",
        "tipe": "pilihan"
    },
    {
        "Number": "6",
        "Soal": "<p style=\"text-align:justify;\">Adanya perbedaan latar belakang kebudayaan dapat menimbulkan konflik.&nbsp;Hal ini dikarenakan\u2026<\/p>",
        "A": "<p style=\"text-align:justify;\">setiap daerah memiliki budaya yang berbeda dan belum tentu cocok dengan budaya daerah lainnya<\/p>",
        "B": "<p>setiap daerah memiliki keunikan pada budayanya<\/p>",
        "C": "<p>setiap daerah memiliki tradisi yang unik dan berbeda dengan lainnya<\/p>",
        "D": "<p style=\"text-align:justify;\">dapat membentuk karakteristik yang berbeda-beda<\/p>",
        "E": "<p>dapat membentuk pribadi yang berbeda-beda<\/p>",
        "Kunci": "A",
        "tipe": "pilihan"
    },
    {
        "Number": "7",
        "Soal": "<p style=\"text-align:justify;\">Dalam suatu perselisihan muncul pihak ketiga yang bersifat netral. Tugas pihak ketiga dalam proses akomodasi adalah\u2026<\/p>",
        "A": "<p>menekan kedua belah pihak yang sedang bertentangan<\/p>",
        "B": "<p style=\"text-align:justify;\">mendamaikan kedua belah pihak secara kontravensi<\/p>",
        "C": "<p>menyelesaikan masalah secara damai<\/p>",
        "D": "<p>menyatukan dua kebudayaan yang berbeda<\/p>",
        "E": "<p>menghakimi pihak yang bersalah<\/p>",
        "Kunci": "C",
        "tipe": "pilihan"
    },
    {
        "Number": "8",
        "Soal": "<p style=\"text-align:justify;\">Setiap ahli sosiologi memiliki pandangan yang berbeda dalam mendefinisikan konflik sosial. Salah satunya ada yang berpandangan bahwa konflik merupakan proses sosial yang dilakukan oleh individua tau kelompok dan disertai dengan ancaman dan kekerasan. Pandangan tersebut dikemukakan oleh\u2026<\/p>",
        "A": "<p>Robert Lawang<\/p>",
        "B": "<p>Karl Marx<\/p>",
        "C": "<p style=\"text-align:justify;\">Berstein<\/p>",
        "D": "<p>Soerjono Soekanto<\/p>",
        "E": "<p>Selo Soemardjan<\/p>",
        "Kunci": "D",
        "tipe": "pilihan"
    },
    {
        "Number": "9",
        "Soal": "<p>Di masyarakat sering terjadi konflik yang beraneka ragam. Salah satunya konflik vertical. Munculnya konflik vertical dikarenakan\u2026<\/p>",
        "A": "<p style=\"text-align:justify;\">adanya perbedaan kepentingan antarkelompok<\/p>",
        "B": "<p>adanya perasaan senasip<\/p>",
        "C": "<p>masyarakat mudah dipengaruhi oleh provokator<\/p>",
        "D": "<p>adanya rasa ketidakpuasan dengan atasan<\/p>",
        "E": "<p>adanya rasa kecemburuan dalam bidang ekonomi<\/p>",
        "Kunci": "A",
        "tipe": "pilihan"
    },
    {
        "Number": "10",
        "Soal": "<p style=\"text-align:justify;\">Salah satu faktor penyebab terjadinya konflik rasial adalah\u2026<\/p>",
        "A": "<p style=\"text-align:justify;\">adanya pengaruh dari pihak yang tidak bertanggung jawab<\/p>",
        "B": "<p style=\"text-align:justify;\">munculnya sikap ingin menang sendiri dalam diri individu<\/p>",
        "C": "<p style=\"text-align:justify;\">adanya tabrakan antara kepentingan dan kebudayaan<\/p>",
        "D": "<p style=\"text-align:justify;\">adanya ketakutan dari pihak yang lemah kepada pihak yang berkuasa<\/p>",
        "E": "<p style=\"text-align:justify;\">adanya keinginan untuk saling menguasai kelompok lain<\/p>",
        "Kunci": "E",
        "tipe": "pilihan"
    }
]